Program MBG Pecahkan Rekor Dunia: Prabowo Umumkan 44 Juta Penerima, Melampaui Brasil dalam Waktu Singkat

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Presiden Prabowo Subianto mengungkap capaian besar program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kini telah menjangkau 44 juta penerima di seluruh Indonesia. Prabowo menyebut pencapaian ini sebagai salah satu keberhasilan tercepat dan terbesar di dunia dalam kategori bantuan pangan.

“Alhamdulillah, makan bergizi gratis sudah mencapai 44 juta. Salah satu prestasi tercepat, terbesar di dunia,” ujar Prabowo saat menghadiri kegiatan di SMPN 4 Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (17/11/2025).

# Baca Juga :Portugal Mengamuk 9-1! Ronaldo Rayakan Lolos ke Piala Dunia 2026 dan Bidik Rekor Sejarah Baru

# Baca Juga :Portugal Pesta Gol, Norwegia Guncang San Siro! Dua Negara Pastikan Tiket Piala Dunia 2026, Italia Terpuruk dalam Drama Gol Matchday 10

# Baca Juga :Tragedi Bullying Mengguncang Tangerang Selatan, Presiden Prabowo Desak Penanganan Cepat dan Tuntas

# Baca Juga :Duel Raksasa Laut: Fujian Tantang Superioritas Gerald R. Ford dalam Adu Teknologi Kapal Induk Tercanggih Dunia

Diapresiasi Brasil: RI Lampaui Capaian 11 Tahun dalam Kurun Belum Genap Setahun

Prabowo menjelaskan, Presiden Brasil Lula da Silva turut mengapresiasi capaian Indonesia. Ia menyebut Brasil membutuhkan waktu 11 tahun untuk mencapai 40 juta penerima program serupa. Sebaliknya, Indonesia telah melampaui angka tersebut hanya dalam waktu kurang dari satu tahun.

“Presiden Brasil menyampaikan kepada saya, Brasil memerlukan 11 tahun untuk mencapai 40 juta. Kita belum sampai 12 bulan sudah mencapai 44 juta,” kata Prabowo.

Belum Puas, Target 82,9 Juta Masih Menanti

Meski bangga dengan capaian ini, Prabowo mengingatkan bahwa pekerjaan belum selesai. Ia menegaskan sasaran MBG masih jauh lebih besar, yakni menjangkau 82,9 juta orang penerima.

“Kita tidak boleh puas karena sasaran kita adalah 82,9 juta,” tegasnya.

Minta Masyarakat Bersabar: 40 Juta Orang Masih Menunggu

Prabowo mengakui masih banyak masyarakat yang belum menerima manfaat program MBG. Ia meminta masyarakat bersabar, terutama mereka yang menyampaikan langsung keluhan saat dirinya melakukan kunjungan ke daerah.

“Saat saya datang ke sini, banyak rakyat di jalan, ada anak-anak yang teriak, ‘Pak, kami belum terima MBG’. Saya jawab, sabar. Kita bersyukur 44 juta sudah menerima, tapi masih ada sekitar 40 juta anak dan ibu hamil yang belum mendapatkan,” ungkapnya.