KOTABARU, Kalimantanlive.com – Kelompok Sanggar Seni Budaya “Timbul Budaya Sakti”, Desa Bekambit Asri, Kecamatan Pulau Laut Timur, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan mengadakan pagelaran Kuda Lumping.
Seni budaya merupakan warisan nenek moyang, yang kental dengan masyarakat Adat Jawa ini digelar salah satu bentuk pelestarian agar keberadaannya tak tergerus, terlebih derasnya gempuran era digitalisasi saat ini.
Baca Juga : Pihak DPUPR Sebut Hasil Pekerjaan PT SSC Bantu Perlancar Akses Penghubung Desa
Pagelaran Kuda Lumping ditampilkan kelompok Seni Budaya “Timbul Budaya Sakti” ini begitu memukau masyarakat yang menyaksikan.

Terlebih atraksi disuguhkan para penari, yang menunggang kuda gundal (replika kuda dari anyaman bambu) dengan iringan alunan musik khas yakni gamelan tradisional, menambah antusiasme penontong.
Baca Juga : Pekerjaan Saluran Drainase Kompensasi PT SSC Direspon Positif Warga Kotabaru
Bahkan membuat antusias masyarakat, pertunjukan yang ditampilkan kelompok seni budaya “Timbul Budaya Sakti” menampilkan atraksi spiritual yang erat kaitannya dengan warisan leluhur.
Berbagai kajian dan literatur menyembutkan, Kuda Lumping bukan sekedar hiburan masyarakat, melainkan mengandung makna yang mendalam terkait dengan filosofi hidup, ritual adat, dan identitas budaya lokal.
Menjaga warisan budaya ini, PT Sebuku Sejaka Coal (SSC) melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), menyalurkan bantuan satu set panggung beserta alat musik antara lain, gendang elektrik dan speaker.







