Patung Bung Karno di Indramayu Ambruk di Leher, Viral Usai Diterjang Angin dan Kini Dibongkar demi Perbaikan

INDRAMAYU, KALIMANTANLIVE.COM – Suasana Alun-alun Indramayu mendadak gempar setelah patung Presiden pertama RI, Ir Soekarno, ditemukan rusak pada bagian leher. Foto patung yang sempat ditutup kain putih langsung menyebar luas di media sosial dan memicu tanda tanya publik soal apa yang sebenarnya terjadi.

Ketika peninjauan dilakukan, kain putih penutup itu telah dilepas sehingga warga bisa melihat langsung kondisi patung yang mengalami kerusakan tersebut. Banyak warga datang hanya untuk memastikan kabar viral itu.

# Baca Juga :PLAVE Pecahkan Rekor Gila: Album Baru ‘PLBBUU’ Tembus 1 Juta Kopi dalam Sepekan!

# Baca Juga :Wamenkes Luruskan Isu Panas BPJS Kesehatan: Ingat Bukan Hanya untuk Warga Miskin!

# Baca Juga :BUMN Dipangkas Besar-Besaran: Dari 1.000 Perusahaan Dipertahankan 200! Danantara Ungkap Alasan Mendasarnya

# Baca Juga :China Kirim “Astronaut Tikus” ke Stasiun Luar Angkasa, Hasilnya Bikin Ilmuwan Terbelalak!

“Ke sini karena penasaran. Di medsos ditutup kain, pas lihat langsung ternyata rusak, kasihan juga,” kata Tarkim (43), pengunjung yang dikutip dari akun @indramayuupdate, Rabu (19/11/2025).

Situasi makin ramai setelah Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono, mempertanyakan alasan patung Bung Karno ditutup sementara patung Mohammad Hatta dibiarkan terbuka. Warganet pun membanjiri kolom komentar dengan berbagai spekulasi.

Penjelasan resmi akhirnya diberikan Plt Kabid Perumahan Pemukiman Diskimrum Indramayu, Krisdiantoro. Ia mengungkapkan kerusakan terjadi pada Kamis (13/11/2025) sore ketika angin kencang merobohkan tenda kegiatan penyerahan SK PPPK Paruh Waktu. Runtuhan tenda menimpa patung Bung Karno hingga bagian lehernya rusak.
“Sekitar jam 5 sore anginnya kencang, tenda roboh, lalu menimpa patung Bung Karno,” jelasnya.

Untuk memperbaiki kerusakan, Diskimrum memutuskan membongkar seluruh instalasi patung Soekarno–Hatta. Meski patung Bung Hatta tidak mengalami kerusakan, pembongkaran tetap dilakukan agar keduanya memiliki tampilan seragam setelah proses perbaikan.