Tabalong Pertama Miliki Laboratorium Kesehatan dan Keamanan Pangan, Dukung Program Makan Bergizi Gratis

TANJUNG, KALIMANTANLIVE.COM – Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI), Taruna Ikrar mengapresiasi kolaborasi dan sinergi Pemerintah Kabupaten Tabalong yang membangun fasilitas dalam rangka pengawasan obat dan makanan serta mensukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Sinergi strategis dengan Pemerintah Daerah sebagai fondasi utama menuju Indonesia Emas 2045” ungkapnya dalam forum Diskusi Sinergitas Pengawasan Obat dan Makanan yang digelar di Kantor Gubernur Kalimantan Selatan, Senin (17/11/2025).

#Baca Juga :Kasat Resnarkoba Polres Tabalong Resmi Berganti, Iptu Andi Prateknjo Nahkodai Satuan

#Baca Juga :Mantapkan Disiplin Kerja ASN di Tabalong, BKPSDM Gelar Sosialisasi

#Baca Juga :Dorong Ekosistem Digital, Tabalong Raih Penghargaan Terbaik I Implementasi KKI dari BI Kalsel

Pemkab Tabalong menghibahkan Tanah yang berlokasi di Desa Maburai seluas 6.924 meter persegi untuk keperluan pembangunan kantor Badan Pengawas Obat Dan Makanan (BPOM) Tabalong serta Laboratorium kesehatan dan keamanan pangan yang akan dioperasikan tahun 2026 mendatang.

“Laboratorium MBG di Tabalong akan menjadi yang pertama di Indonesia dan bisa ditiru daerah lain,” jelas Taruna Ikrar.

Dalam pertemuan yang dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman, para Bupati/Wali Kota, OPD, pelaku UMKM, serta jajaran BPOM pusat dan UPT BPOM, Taruna menekankan bahwa pengawasan obat dan makanan adalah aspek vital yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat dan pembangunan ekonomi nasional.

“BPOM tidak hanya mengawasi, tetapi memastikan kualitas hidup. Kontribusi BPOM terhadap perekonomian diperkirakan mencapai Rp6.000 triliun, sebuah amanah besar yang membutuhkan kolaborasi erat dengan Pemerintah Daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani menjelaskan bahwa pengawasan obat dan makanan tidak dapat dilakukan oleh BPOM sendirian melainkan perlu didukung pemerintah daerah dan seluruh stakeholder.

“Kinerja BPOM Perlu didukung karena menyangkut apa yang dikonsumsi oleh masyarakat Tabalong, jelas Bupati H Fani.