Banjarmasin, Kalimantanlive.com — Menghadapi maraknya kasus pinjaman online (pinjol) ilegal dan judi online (judol) yang menyasar generasi muda, Bank Kalsel mengambil langkah kreatif dan berbeda. Edukasi keuangan dikemas bukan di dalam kelas, melainkan di atas kapal Pinisi Barito River Cruise, Kamis (20/11/2025) menyuguhkan pengalaman belajar yang seru, dekat dengan budaya sungai, dan penuh nilai edukatif.
Kegiatan yang berkolaborasi dengan AMBAPERS ini mengusung tema “Edukasi Maritim, Literasi dan Inklusi Keuangan”, diikuti oleh 30 pelajar dari Almazaya Senior High School. Tidak hanya menjadi peserta, mereka juga didorong menjadi duta literasi keuangan yang membawa pengetahuan ini kembali ke lingkungan sekolah.
Program edukasi di atas kapal pinisi ini telah berlangsung sejak 10 November 2025 dan digelar selama 15 hari. Hingga 20 November, sudah delapan sekolah berpartisipasi, yaitu:
BACA JUGA: Bank Kalsel Ubah Plastik Jadi Kebaikan, Program “Sedekah Botol” Dorong Inklusi Lingkungan di Banua
SMKN 1, SMK Maestro, SMKN 5, SMAN 1, SMAN 2, SMKN 4, SMAN 5, dan Almazaya Senior High School.
Dengan suasana sungai Barito yang menjadi ikon Kalimantan Selatan, para pelajar diajak memahami cara mengelola keuangan, membedakan layanan keuangan legal dan ilegal, serta mengenali ancaman kejahatan digital.
Kepala Bagian Inklusi, Literasi & Tanggung Jawab Sosial Bank Kalsel, Fandry Azhari, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar hiburan sungai, tetapi misi serius menyelamatkan generasi muda dari jerat digital berbahaya.
“Kami harus menanamkan literasi sejak dini karena saat ini marak aktivitas ilegal seperti pinjol dan judi online,” ujar Fandry.
“Edukasi yang menarik seperti ini membuat pelajar lebih mudah menerima dan memahami pesan yang kami sampaikan.”
Meski sempat diguyur hujan, antusiasme peserta tidak surut. Mereka tetap semangat mengikuti sesi edukasi sembari menikmati panorama sungai. Kegembiraan semakin lengkap karena Bank Kalsel memberikan bonus pembukaan Tabungan SimPel bagi setiap peserta.
“Kami sangat senang belajar literasi kemaritiman dan keuangan, apalagi langsung dapat Tabungan SimPel,” ungkap Muhammad Abdan Solihin, salah satu peserta dari Almazaya.
Komitmen Bank Kalsel untuk membangun budaya menabung pada pelajar bukan isapan jempol. Tercatat sejak Januari hingga Juli 2025, Bank Kalsel sudah berhasil membuka 12.293 rekening Tabungan SimPel bagi pelajar di Kalimantan Selatan — sebuah angka yang menunjukkan komitmen yang berkelanjutan.
Kalimantanlive.com/Humas Bank Kalsel







