PELAIHARI, Kalimantanlive.com – Jambore Pemuda Kalsel 2025 yang digelar di RTH Kijang Mas, Rabu (19/11), bukan sekadar ajang kumpul dan berkemah.
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Tanah Laut (Tala) Ismail Fahmi menegaskan bahwa forum ini harus menjadi titik balik bagi peningkatan kualitas pemuda di Kalimantan Selatan, terutama di tengah rendahnya indeks pembangunan pemuda yang masih menjadi pekerjaan rumah besar di daerah.
BACA JUGA: Membanggakan !!, Hasil Sementara Porprov XII Kalsel di Tanah Laut, Kotabaru Tempati Posisi Enam
Ismail Fahmi menekankan bahwa potensi alam Kalsel yang melimpah tidak akan berarti jika tidak dibarengi dengan kualitas sumber daya manusia, terutama generasi muda.
Ia mengajak seluruh peserta jambore untuk memanfaatkan momentum ini sebagai ruang belajar, bertukar gagasan, dan menghasilkan terobosan yang dapat langsung diterapkan di daerah masing-masing.
“Kita kaya potensi, tetapi indeks pembangunan pemuda masih perlu ditingkatkan. Gunakan jambore ini untuk melahirkan program konkret yang benar-benar menjawab kebutuhan daerah,” ujar Ismail Fahmi.
Lebih dari sekadar mempererat silaturahmi, jambore ini dipandang sebagai wadah strategis untuk membedah permasalahan pemuda, mulai dari daya saing, kolaborasi antarwilayah, hingga kepekaan sosial yang saat ini dinilai masih harus diperkuat.
Ismail menegaskan bahwa pemuda tidak cukup hanya aktif berorganisasi, tetapi harus hadir sebagai bagian dari solusi.







