Jambore Pemuda Kalsel 2025 Soroti Rendahnya Indeks Pembangunan Pemuda, Sekda Tala Desak Lahirlah Solusi Nyata

“Pemuda harus berdaya saing, mampu berkolaborasi, dan peka terhadap isu sosial. Itulah kunci agar mereka bisa menyelesaikan permasalahan kepemudaan di daerah masing-masing,” tegasnya.

Jambore Pemuda Kalsel 2025 diikuti 140 peserta dari 13 kabupaten/kota, masing-masing mengirimkan sembilan wakil dan satu pendamping.

BACA JUGA: Fatalitas Kecelakaan Masih Tinggi, Operasi Zebra Intan 2025 Mulai Digelar di Tala

Kegiatan berlangsung selama empat hari, mulai 19 hingga 22 November 2025, dan turut dihadiri Kepala Dispora Kalsel dan Kepala Dispora Tala.

Tidak hanya sarat diskusi, kegiatan ini juga diramaikan dengan workshop tematik, pertunjukan seni budaya, serta agenda berbagi inovasi antar daerah. Penguatan literasi digital menjadi salah satu fokus utama, sejalan dengan kebutuhan pemuda menghadapi tantangan era teknologi.

Ismail berharap para peserta kembali ke daerah sebagai duta pemuda yang membawa perubahan positif.

“Teruslah berkarya dan memberi manfaat. Jadilah energi positif bagi pembangunan pemuda di daerah,” tutupnya.

Dengan ragam agenda tersebut, Jambore Pemuda Kalsel 2025 diharapkan tak berhenti sebagai ajang seremonial belaka, tetapi menjadi pendorong lahirnya gagasan dan solusi nyata untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda di Kalimantan Selatan.

(Kalimantanlive.com/Syahza Rei M)