Heboh di Media Sosial Keributan Antar Pelajar di Stadion Pembataan Tabalong, Ini Pemicunya

TANJUNG, KALIMANTANLIVE.COM – Keributan antar pelajar sekolah menengah atas (SMA) sederajat terjadi di jalan depan Stadion Pembataan, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Jumat (21/11/2025) siang.

Rekaman video kejadian pun sempat beredar luas dan viral di beberapa grup media sosial yang ramai dengan banyak komentar masyarakat atas keributan pelajar tersebut.

#Baca Juga :Wujudkan Satu Data Kabupaten, Bupati Tabalong Sebut Upaya Permudah Pengambilan Keputusan

#Baca Juga :Dorong Satu Data Desa di Tabalong, Ratusan Aparat Pemdes Ikuti Sosialisasi Literasi Statistik

#Baca Juga :Pertunjukan Musik Warga Binaan Hibur Kunjungan Keluarga di Rutan Tanjung

Dalam video rekaman tersebut, terlihat para pelajar yang sudah mengerumuni jalan di depan stadion yang bertepatan sepulang sekolah, membuat jalanan macet.

Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo J melalui Kapolsek Murung Pudak, Iptu Sunaryo menjelaskan, bahwa keributan bermula ketika sekelompok pelajar berkumpul di sekitar stadion.

Seorang pelajar berinisial M (17) yang datang membawa senjata tajam jenis parang dalam keadaan terhunus, menghampiri kelompok pelajar lainnya.

Pelajar tersebut sempat mengucapkan bahwa area itu merupakan wilayah jagaannya. Setelah itu, M berbalik sambil menyelipkan parang tersebut ke pinggang.

“Saat itulah pelajar lain berinisial R (17), langsung mengamankan M dari belakang dan mengambil sajam tersebut,” jelas Sunaryo.

Setelah itu, pelajar yang berhasil mengamankan parang tersebut, beberapa pelajar lain justru mengerumuni M dan melakukan aksi pemukulan menggunakan tangan kosong serta benda tumpul.