KALIMANTANLIVE.COM – Sebuah terobosan di dunia bioteknologi mengejutkan publik! Lonvi Biosciences, startup China yang bergerak di bidang longevity dan biosains, mengklaim berhasil mengembangkan ‘pil panjang umur’ yang memungkinkan manusia hidup hingga usia 150 tahun. Obat revolusioner ini menargetkan sel-sel tua yang tidak lagi membelah dan dapat memicu peradangan.
# Baca Juga :BREAKING NEWS: Banjir dan Petir Mengintai! Prakiraan Cuaca Kalsel & Kalteng Jumat 21 November 2025
# Baca Juga :HEBOH! Wajib Pajak di Semarang Disandera karena Utang Pajak Rp 25 Miliar
“Ini bukan sekadar pil biasa. Bahan utama obat ini tidak hanya memperpanjang umur, tetapi juga mengurangi penyakit terkait usia dengan memperkuat kesehatan sel,” ujar CEO Lonvi, Ip Zhu, dikutip dari Oddity Central, Kamis (20/11/2025).
Pil ini diformulasikan dengan procyanidin C1 (PCC1), molekul yang diisolasi dari biji anggur. Penelitian sebelumnya menunjukkan PCC1 meningkatkan kelangsungan hidup pada hewan uji. Uji coba terbaru di laboratorium Shenzhen menunjukkan tikus yang diberi pil ini hidup 9,4 persen lebih lama secara keseluruhan dan 64,2 persen lebih lama sejak hari pertama perawatan.
Namun, para ilmuwan menekankan agar efek maksimal diperoleh, pil ini harus dikombinasikan dengan gaya hidup sehat dan perawatan medis rutin. Lonvi Biosciences sendiri baru membuka laboratorium utamanya pada 2022, setelah tim di Shanghai memublikasikan temuan PCC1.
“Perkembangan gerosains begitu cepat sehingga menunda kematian kini mungkin. Dalam 5-10 tahun, tidak ada yang mengidap kanker,” klaim Ip Zhu.










