Ayah Tiri Diduga Jadi Dalang Penculikan Alvaro, Kakek Korban Syok dan Merasa Dikhianati

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Kasus hilangnya Alvaro Kiano Nugroho memasuki babak mengejutkan. Tugimin, kakek korban, mengaku terpukul setelah mengetahui bahwa AI—ayah tiri Alvaro—diduga kuat sebagai pelaku penculikan yang berujung maut terhadap cucunya yang baru berusia enam tahun.

“Kami enggak sangka-sangka bapak tirinya sendiri yang melakukan hal sekeji ini. Alvaro belum punya dosa, kok dijadikan korban? Itu yang sangat disesalkan,” ujar Tugimin, Minggu (23/11/2025).

#baca juga:Terungkap Dalang Tragedi Alvaro: Ayah Tiri Jadi Tersangka Utama, Ternyata Sempat Ikut Cari Korban!

#baca juga:Mantan Kepsek di Luwu Dipenjara karena Kasus Seragam, Kini Menanti Rehabilitasi dari Presiden Prabowo

#baca juga:Arkeolog Temukan Sarkofagus Romawi 1.700 Tahun di Budapest, Artefaknya Utuh dan Mewah

#baca juga:Resmi! Produser Pastikan Agak Laen 3 Siap Digarap, Petualangan Kuartet Komika Berlanjut ke Babak Baru

Kebaikan yang Ternyata Hanya Kedok

Selama ini, hubungan Alvaro dan AI tampak baik-baik saja. AI kerap mengajak Alvaro jalan-jalan pada akhir pekan, membeli makanan, hingga ikut turun mencari saat bocah itu dinyatakan hilang.

AI bahkan memberikan ide lokasi pencarian, termasuk menyusuri kawasan Bogor hingga larut malam.

“Dia ikut nyari. Sampai malam baru pulang. Ternyata kebaikan itu cuma kedok,” ungkap Tugimin.

Rujukan Konflik dan Sikap AI terhadap Arumi

Tugimin menambahkan, hubungan AI dengan Arumi, ibu kandung Alvaro, beberapa kali memicu konflik. AI sering marah jika Arumi tidak mengangkat telepon, lalu meminta Tugimin membujuknya. Arumi merasa terganggu karena AI menelepon berkali-kali saat ia sedang bekerja.

“Kalau nelpon itu enggak cukup sekali. Jarak beberapa menit telepon lagi. Wajar Arumi kesal,” katanya.

Polisi Benarkan Pelaku adalah Ayah Tiri Alvaro

Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, mengonfirmasi bahwa AI adalah pihak yang diduga menjadi pelaku penculikan Alvaro.

Sebelumnya, polisi menangkap satu tersangka setelah menemukan kerangka yang diduga milik korban.
“Alvaro sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, dan tersangka sudah diamankan,” kata Kapolsek Pesanggrahan, AKP Seala Syah Alam.

Identitas tersangka belum diungkap sepenuhnya. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik untuk memastikan kondisi temuan tersebut.

Kronologi: Dari Masjid hingga Dilaporkan Hilang

Alvaro terakhir terlihat di Masjid Jami Al Muflihun, Bintaro, Pesanggrahan pada Kamis (6/3/2025). Pada hari kejadian, seorang pria yang mengaku sebagai ayah Alvaro datang ke masjid dan bertanya pada marbut.

“Tanya, ‘Cari siapa?’ Dijawab, ‘Cari anak saya.’ Marbut bilang anaknya di lantai atas,” kata Tugimin.

Marbut tak lagi melihat gerak-gerik pria tersebut karena fokus menyiapkan Magrib dan buka puasa. Usai waktu salat, Alvaro tidak pulang. Tugimin mulai mencari sekitar pukul 21.30 WIB.

Ia mengecek area sekitar hingga bertanya pada teman-teman Alvaro, namun tidak menemukan petunjuk.