Peluncuran KLM menjadi salah satu bentuk komitmen Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Balangan dalam memperluas akses literasi hingga ke pelosok.
“Kami ingin membuat kegiatan membaca semakin mudah dan menyenangkan. Melalui KLM, masyarakat bisa mengakses buku kapan saja dan di mana saja, termasuk di daerah terpencil,” ujarnya.
BACA JUGA; Balangan Turunkan 73 Atlet Difabel, Targetkan Prestasi di Peparprov 2025
Ke depan, pihaknya berencana menempatkan perangkat KLM di berbagai titik strategis seperti sekolah, puskesmas, kantor desa, dan tempat umum lainnya agar jangkauan literasi semakin luas.
“Ini baru langkah awal. Kami akan terus berinovasi menghadirkan layanan perpustakaan yang lebih baik untuk masyarakat Balangan,” tutur Rody.
Layanan ini dapat diakses dengan menghubungi pihak Dispersip Balangan atau mendatangi langsung lokasi-lokasi yang telah menyediakan fasilitas KLM.
(Kalimantanlive.com/Kamil)







