Data tersebut nantinya akan digunakan sebagai dasar dalam perencanaan, implementasi, hingga pemantauan program Kencana.
Ia menegaskan pentingnya data yang terintegrasi untuk menggambarkan kondisi dan potensi bencana di tingkat kecamatan secara lebih jelas.
BACA JUGA: Balangan Turunkan 73 Atlet Difabel, Targetkan Prestasi di Peparprov 2025
“Data yang terintegrasi ini menjadi dasar dalam menyusun rencana kerja Kencana yang kolaboratif dan terukur sehingga mampu mencapai target penanggulangan bencana,” ungkapnya.
Melalui rakor tersebut, BPBD Balangan juga memastikan bahwa seluruh program penanggulangan bencana di tingkat kecamatan selaras dengan sistem perencanaan di tingkat kabupaten.
Rahmi berharap, program Kencana mampu memperkuat kapasitas seluruh unsur di kecamatan, mulai dari pemerintah setempat hingga masyarakat, agar semakin aktif dalam upaya mitigasi bencana.
“Kencana hadir untuk menciptakan langkah penanggulangan bencana yang lebih terarah, terencana, terpadu, dan terkoordinasi, serta meningkatkan kesiapsiagaan pemerintah daerah dan masyarakat dalam menghadapi bencana,” pungkasnya.
(Kalimantanlive.com/Kamil)









