KALIMANTANLIVE.COM – Tragedi memilukan mengguncang Kabupaten Tasikmalaya. Dua remaja berinisial I (16) dan IR (16) meregang nyawa setelah pesta miras oplosan di sebuah pos ronda wilayah Kecamatan Sukaresik, Jawa Barat, pada Minggu (23/11/2025).
Korban sebelumnya sempat dilarikan ke Puskesmas Panumbangan, Ciamis, mengingat lokasi kejadian berada di perbatasan kedua kabupaten. Namun nyawa keduanya tak tertolong.
# Baca Juga :TRAGIS! Lansia Ditemukan Tewas di Parit, Diduga Tewas Akibat Miras Oplosan Mematikan
# Baca Juga :13 Remaja Digiring ke Polsek Banjarmasin Timur Gara-gara Ketahuan Ingin Pesta Miras Oplosan
# Baca Juga :Terciduk! 10 Pria Pesta Miras Oplosan di Taman Dekat Kantor Pemerintahan Tala Ditangkap Satpol PP
# Baca Juga :Dapati Lagi Mabuk Miras Oplosan di Dharma Praja, Polisi Giring 9 Remaja ke Mapolresta
Menurut keterangan Kepala Satnarkoba Polres Tasikmalaya Kota, AKP Yayu Wahyudi, minuman mematikan itu dibuat dari alkohol 70 persen yang dibeli secara online, lalu dicampur minuman berenergi dan air mineral.
“Para remaja ini meracik minuman dari alkohol murni 70 persen dalam jeriken 5 liter. Mereka meminumnya di pos ronda sejak Jumat malam, dan dua korban meninggal Minggu pagi,” jelas Yayu di Mapolres, Senin (24/11/2025).
Kronologi Mengerikan
Pesta miras diikuti tujuh remaja:
J (15), R (23), DJ (15), D (15), dan H (17) selain dua korban meninggal.
Setelah meminum oplosan tersebut, mereka mengalami gejala keracunan akut pada Sabtu (22/11/2025) pagi. Lima di antaranya masih dirawat intensif di rumah sakit.
Pesta itu berlangsung di beberapa lokasi—dimulai dari rumah salah satu korban hingga berakhir di pos ronda. Para remaja bubar sekitar pukul 04.00 WIB.
Warga yang panik kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Sukaresik, dan aparat segera melakukan penyelidikan.







