“SAKIP membuat kita lebih selektif dalam mengeluarkan anggaran. Setiap rupiah harus berdampak pada hasil yang dirasakan masyarakat,” jelasnya.
Faried berharap pelatihan ini dapat mendorong transformasi pengelolaan ASN menuju world class governance melalui penguatan budaya kerja dan penerapan anggaran berbasis kinerja.
Pembukaan pelatihan ini menjadi langkah Pemprov Kalsel dalam memperkuat kapasitas aparatur serta meningkatkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, akuntabel, dan berorientasi hasil.
Sumber: MC Kalsel







