Menurut Maknawaroh, kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci kemajuan jasa konstruksi daerah, mulai dari pelaku usaha, asosiasi, hingga perguruan tinggi.
“Kita perlu bersama-sama mempersiapkan badan usaha dan SDM konstruksi yang berkualitas dan kompetitif. Termasuk peran pengusaha swasta dan asosiasi kontraktor maupun konsultan yang berpartisipasi dalam pembangunan infrastruktur Banua,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa forum ini merupakan bagian dari tugas Pemerintah Provinsi Kalsel untuk memastikan implementasi pengaturan jasa konstruksi yang memberikan kemudahan bagi para pelaku usaha.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang diskusi untuk mencari solusi terbaik, khususnya terkait persoalan sertifikasi badan usaha dan tenaga kerja konstruksi,” tambahnya.
Maknawaroh berharap pertemuan ini menghasilkan langkah konkret yang dapat diterapkan di daerah masing-masing demi peningkatan pelayanan bagi masyarakat jasa konstruksi di Kalimantan Selatan.
“Semoga forum ini memberikan hasil yang memuaskan dan menjadi pembelajaran yang dapat diterapkan di kabupaten/kota untuk mewujudkan pelayanan jasa konstruksi yang lebih baik,” tutupnya.
Sumber: MC Kalsel







