BANJARMASIN, Kalimantanlive.com —Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan komitmennya memperkuat stabilitas keuangan daerah melalui penambahan penyertaan modal bagi Bank Kalsel.
Komitmen tersebut disepakati dalam Rapat Paripurna DPRD Kalsel yang dihadiri Gubernur H. Muhidin dan Wakil Gubernur H. Hasnuryadi Sulaiman di Ruang H. Mansyah Addrian, Gedung DPRD Kalsel, Selasa (25/11/2025).
BACA JUGA; Pemprov Kalsel Buka Pelatihan Implementasi Core Value BerAKHLAK dan Penguatan SAKIP Angkatan II
Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Kalsel Dr. (H.C) H. Supian HK bersama para wakil ketua dan dihadiri 39 anggota dewan itu membahas Agenda 2 tentang persetujuan bersama Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Penambahan Penyertaan Modal Pemprov Kalsel kepada PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan.
DPRD dan Pemprov Kalsel sepakat menyetujui penambahan modal sebesar Rp400 miliar yang akan dialokasikan bertahap melalui APBD 2026 dan 2027.
Tambahan modal ini dinilai strategis untuk meningkatkan skala ekonomi Bank Kalsel sebagai BUMD serta memperluas dukungannya terhadap pembiayaan produktif, khususnya bagi sektor UMKM.
Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan keputusan Raperda oleh Gubernur, Wakil Gubernur, dan pimpinan DPRD Kalsel.
Dalam sambutan yang dibacakan Wagub Hasnuryadi, disampaikan bahwa Raperda tersebut telah melalui fasilitasi Kemendagri dan dinilai sesuai ketentuan pembentukan produk hukum daerah. Ia menyampaikan apresiasi kepada DPRD dan pansus yang telah menyempurnakan regulasi tersebut.










