Ketua Panitia Musda, Ibnu Sina, menjelaskan bahwa ICDI merupakan organisasi yang menghimpun para intelektual dan tokoh Dayak untuk berkontribusi dalam pembangunan serta kemajuan masyarakat Dayak di Kalimantan maupun Indonesia.
Menurutnya, ICDI tidak berorientasi pada basis massa, tetapi fokus pada peningkatan kualitas SDM masyarakat Dayak.
BACA JUGA: Pemprov Kalsel Buka Pelatihan Implementasi Core Value BerAKHLAK dan Penguatan SAKIP Angkatan II
Organisasi ini menjadi wadah pemersatu dan “rumah besar” masyarakat Dayak, dengan tujuan memperkuat pembangunan sosial, ekonomi, pelestarian budaya, dan penguatan jati diri Dayak.
ICDI pertama kali dideklarasikan di Palangka Raya pada 19 Januari 2019, dan kini dipimpin Willy Midel Yoseph untuk periode 2025–2030. Struktur organisasinya telah tersebar di tingkat provinsi (DPW) dan kabupaten/kota (DPD) se-Kalimantan.
Selain menerima panitia ICDI, Wagub Hasnuryadi juga menerima kunjungan jajaran FKUB Kalsel. Dalam pertemuan itu, FKUB mengundang Wagub untuk memberikan sambutan pada Kegiatan Refleksi Akhir Tahun 2025 yang akan digelar Selasa, 9 Desember 2025 pukul 12.30 WITA di Stasiun TVRI Kalimantan Selatan, Banjarmasin.
Sumber: Wartawasaka







