WASPADA! Dua Tanda di Wajah Ini Bisa Jadi Isyarat Kolesterol Tinggi, Kenali Sebelum Terlambat

KALIMANTANLIVE.COM – Kolesterol tinggi dijuluki sebagai silent killer karena kerap tidak menimbulkan gejala apa pun hingga akhirnya memicu komplikasi berbahaya. Kolesterol sendiri merupakan zat lemak yang dibutuhkan tubuh, tetapi ketika jumlahnya berlebihan, penumpukan terjadi di pembuluh darah dan mengganggu aliran darah. Kondisi ini meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke tanpa disadari.

Menurut laporan Mirror UK, British Heart Foundation (BHF) menegaskan bahwa kolesterol tinggi biasanya tidak menunjukkan gejala, namun tetap berbahaya karena menjadi faktor risiko tersembunyi. Oleh sebab itu, pemeriksaan kadar kolesterol secara berkala sangat penting.

# Baca Juga :Konsumsi Daging Merah Berlebihan Bisa Picu Penyakit Jantung, Ini Saran Dokter

# Baca Juga :Disebut Ada Riwayat Penyakit Vertigo, Seorang Nelayan di Pulau Sembilan ‘Hilang’ Tercebur ke Laut

# Baca Juga :Indonesia Dukung Kemitraan BRICS untuk Atasi Penyakit Terkait Kondisi Sosial

# Baca Juga :Menu Sarapan Sehat untuk Usia 50+: Jaga Energi dan Cegah Penyakit

Dalam beberapa kasus, terutama pada kondisi bawaan seperti hiperkolesterolemia familial, dua tanda khas bisa muncul di area wajah: xanthelasma, dan arkus kornea.

Xanthelasma

Xanthelasma merupakan tonjolan berwarna kuning yang muncul di kelopak mata, umumnya dekat pangkal hidung. Tonjolan ini terbentuk akibat tumpukan kolesterol di bawah kulit.

Sekitar 50 persen penderita xanthelasma diketahui memiliki kolesterol tinggi. Selain itu, kondisi ini juga dapat mengindikasikan masalah kesehatan lain seperti diabetes, dan gangguan tiroid.

Arkus Kornea

Arkus kornea terlihat sebagai lengkungan berwarna abu-abu atau putih di tepi luar kornea. Seiring waktu, lengkungan itu dapat membentuk cincin yang mengelilingi iris.

Ahli jantung Francisco Lopez-Jimenez menjelaskan bahwa kondisi ini tidak mengganggu penglihatan dan tidak memerlukan perawatan khusus. Meski begitu, kemunculannya tetap perlu diwaspadai dengan melakukan pemeriksaan medis.