“Kami akan memastikan Washington tetap aman,” ujarnya.
Namun pengerahan besar-besaran ini memicu perdebatan sengit. Sejumlah kota besar—terutama yang dipimpin wali kota Partai Demokrat—mengkritik langkah Presiden Trump sebagai kebijakan bermuatan politik yang justru memperburuk situasi keamanan.
Pekan sebelumnya, seorang hakim federal telah memutuskan bahwa pengerahan ribuan pasukan Garda Nasional ke ibu kota bertentangan dengan hukum.
Mantan Wakil Direktur FBI, Andrew McCabe, ikut memperingatkan risiko besar dalam menempatkan pasukan militer di garis depan penegakan hukum.
“Mereka tidak dilatih untuk berhadapan dengan kekerasan bersenjata di ruang publik. Ini menciptakan elemen yang sangat tidak terduga,” ujarnya.
Insiden ini menjadi pukulan terbaru bagi situasi keamanan domestik AS, sekaligus menambah tekanan politik menjelang akhir masa kepemimpinan Trump.
(kalimantanlive.com/berbagai sumber)
editor : TRI







