TANJUNG, KALIMANTANLIVE.COM – Keberadaan aplikasi Smartdesa mewujudkan digitalisasi desa yang menjadi kunci untuk mempermudah dalam memberikan pelayanan yang mudah dan transparan bagi masyarakat.
Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf saat membuka Workshop Aplikasi Smartdesa yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tabalong di Gedung Informasi Pembangunan, Kamis (27/11/2025).
#Baca Juga :Berlisensi BNSP, Disnaker Tabalong Gelar Pelatihan Rigger, HRD dan Pergudangan
#Baca Juga :Gelar Temu Pelanggan, UPTD Laboratorium Lingkungan DLH Tabalong Perkuat Kemitraan dan Kualitas Layanan
#Baca Juga :Berulah Lagi Usai Jalani Rehabilitasi, Pria Warga Pembataan Tabalong Kembali Terjerat Kasus Narkoba
Sebab, Workshop Smartdesa ini sangat diperlukan guna peningkatan kapasitas aparatur desa di Tabalong dalam pemanfaatan aplikasi, layanan digital, tata kelola data, serta penguatan literasi digital.
Workshop ini terbagi dalam 6 batch yang sebelumnya telah dilaksanakan batch 1 yang diikuti 22 desa, sedangkan saat ini untuk batch 2 dan 3 sebanyak 43 desa.
“Aplikasi Smartdesa ini tidak lain, tidak bukan karena memang sudah menjadi kebutuhan dari digitalisasi,” sebut Wabup Habib Taufan.
Menurutnya, keberadaan aplikasi Smartdesa ini menjadi kunci untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses informasi dan surat-surat rekomendasi dari desa yang ada di Tabalong.







