Anemia Defisiensi Besi Masih Mengintai Anak, Dokter Ungkap Gejala yang Sering Terabaikan

Cara Mencegah Anemia Defisiensi Besi

Ray Wagiu Basrowi, Medical & Scientific Affairs Director Sarihusada, menyebutkan bahwa penelitian terbaru menunjukkan anak usia 1–3 tahun yang rutin mengonsumsi dua gelas susu pertumbuhan dengan kombinasi zat besi dan vitamin C (IronC), disertai pola makan seimbang, dapat memenuhi angka kecukupan zat besi harian.

“Intervensi sejak dini sangat penting. Dengan nutrisi yang tepat, pemantauan rutin, dan edukasi berkelanjutan, kita dapat membantu anak-anak tumbuh optimal,” ungkap Ray.

BACA JUGA: Hati-Hati, Ini 7 Makanan yang Sebaiknya Dihindari Jika Minum Obat Jantung

Beberapa langkah sederhana untuk mencegah anemia defisiensi besi di antaranya:

  • Mengombinasikan makanan kaya zat besi dengan sumber vitamin C seperti jeruk, stroberi, atau tomat

  • Memberikan suplemen zat besi sesuai rekomendasi tenaga kesehatan bagi anak yang berisiko tinggi

  • Mengurangi konsumsi teh, kopi, atau cokelat pada waktu makan

  • Menjaga pola makan seimbang, termasuk susu pertumbuhan yang diperkaya zat besi

  • Melakukan pemeriksaan rutin untuk memantau kecukupan nutrisi

Sumber: Fajarharapan.id