JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Sudah tiga hari berlalu sejak Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik, tak dapat dihubungi pasca bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut pada Senin (24/11/2025). Keberadaan sang pemimpin kota, yang juga merupakan kader Partai Nasdem, masih menjadi tanda tanya besar.
Musibah di Sibolga merenggut delapan korban jiwa dan memutus hampir seluruh akses komunikasi. Situasi ini membuat upaya pencarian dan koordinasi bantuan berjalan sangat sulit.
# Baca Juga :Ultimatum Panas Purbaya: Bea Cukai Terancam Dibekukan, 16.000 Pegawai Bisa Kehilangan Pekerjaan Jika Reformasi Gagal
# Baca Juga :Tragedi Ibu Hamil Ditolak Empat RS di Papua: Investigasi Kemenkes Bongkar Kelalaian Fatal yang Berujung Maut
# Baca Juga :Fenomena Langka Mengguncang Banyuwangi: Bayi Kambing Bermata Satu Lahir dan Meninggal Misterius, Warga Heboh
Ketua DPW Nasdem Sumatera Utara, Iskandar ST, mengakui bahwa bukan hanya Syukri yang hilang kontak, tetapi hampir semua kader partai di daerah terdampak tidak dapat dihubungi.
“Memang belum bisa dihubungi, tapi bukan dia saja. Semua kader Nasdem di sana enggak bisa dihubungi,” ujarnya saat dihubungi Kamis (27/11/2025) malam.
Iskandar menegaskan bahwa putusnya jaringan menjadi penyebab utama tidak adanya kabar dari Wali Kota maupun warga lainnya. “Enggak ada komunikasi di sana, putus semua. Memang tidak ada yang bisa dihubungi,” katanya.
Kondisi tersebut turut mempersulit Partai Nasdem dalam menyalurkan bantuan darurat ke lokasi bencana. Hingga kini, komunikasi belum pulih dan situasi di lapangan masih penuh ketidakpastian.
(kalimantanlive.com/sumber lainnya)
editor : TRI







