Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan BIG, Annacletus Ari Dartoyo dan Aris Haryanto, yang memberikan apresiasi atas langkah Kalsel dalam pengelolaan simpul jaringan geospasial.
“Langkah Kalimantan Selatan ini menjadi model yang dapat direplikasi daerah lain. Tahun depan penilaian Indeks Pemerintahan Digital akan berjalan, dan aspek spasial jadi komponen penting,” ujar Aris.
BACA JUGA: Bappeda Kalsel Fokus pada Pemerataan dalam RPJMD 2025–2029
Ia menambahkan bahwa penguatan strategi simpul jaringan penting untuk menghadapi kebutuhan pengelolaan data spasial berskala besar.
Melalui penerapan manajemen kualitas data yang konsisten serta pemanfaatan infrastruktur seperti Geo-AI Studio dan dashboard visualisasi kinerja, pemerintah berharap data geospasial yang dikelola SKPD semakin akurat, mutakhir, dapat dipertanggungjawabkan, serta mudah dimanfaatkan dalam perencanaan, monitoring, dan evaluasi pembangunan daerah.
Sumber: MC Kalsel







