Aceh Utara Kritis: 78 Tewas, 51 Hilang, 32.518 Rumah Rusak Akibat Banjir Dahsyat

ACEH UTARA, KALIMANTANLIVE.COM — Banjir besar yang menghantam Kabupaten Aceh Utara memasuki hari kesepuluh dengan dampak kerusakan yang kian melonjak. Hingga Senin (1/12/2025), 78 orang dilaporkan meninggal dunia, sementara 51 warga masih hilang dan ribuan rumah mengalami kerusakan parah.

Puluhan Ribu Rumah Hancur dan Terendam

# Baca Juga :EV 7-Seater Siap Guncang Pasar Indonesia: VinFast Bidik Segmen Keluarga, Entry-Level Masih Kosong!

# Baca Juga :UPDATE Banjir Sumatera: 442 Tewas, 402 Hilang per 30 November 2025, Sumut Terparah, Aceh dan Sumbar Berduka

# Baca Juga :Harga Elpiji 5,5 Kg dan 12 Kg Terbaru 1 Desember 2025: Stabil Nasional, Ini Daftar Lengkap dan Harga Kalsel”

# Baca Juga :Terkuak! ‘Lapor Pak Amran’ Bongkar Mafia Pupuk hingga Beras Ilegal Puluhan Ton, Pegawai Nakal Langsung Disikat

Data terbaru dari posko utama menunjukkan skala kerusakan yang mengerikan:

3.970 rumah rusak berat

12.685 rumah rusak sedang

15.890 rumah rusak ringan

32.547 rumah terendam air

Totalnya, 32.518 unit rumah rusak akibat terjangan banjir yang tak kunjung surut.

Pencarian Korban Hilang Masih Berlanjut

Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil (Ayahwa), menyampaikan bahwa proses pencarian masih berlangsung.

“Pencarian terus dilakukan tim gabungan,” ujarnya.

Jumlah korban di pengungsian juga melonjak drastis, mencapai 107.305 jiwa, tersebar di 221 titik.

Sebagian warga mulai kembali ke rumah untuk membersihkan lumpur meski kondisi belum sepenuhnya aman.

Kerusakan Infrastruktur Meluas: Jembatan Putus, Tanggul Jebol

Banjir juga merusak fasilitas vital di berbagai kecamatan:

27 jembatan rusak (24 rusak berat, 3 rusak ringan)

57 titik tanggul sungai jebol

8 daerah irigasi rusak (5 rusak berat, 3 rusak ringan)

Kerusakan ini membuat mobilitas warga terhambat dan memperparah kelangkaan bantuan.