KALIMANTANLIVE.COM — Tren kendaraan listrik Tanah Air memasuki babak baru. Segmen mobil listrik tujuh penumpang mulai mencuri perhatian, seiring budaya berkendara masyarakat Indonesia yang identik dengan mobil keluarga. Namun, meski permintaan besar, persaingan di kelas entry-level masih hampir kosong, membuka peluang emas bagi pemain baru.
Entry-Level Sepi Pemain, Pasar Menganga Lebar
# Baca Juga :BREAKING NEWS! Cuaca Kalsel dan Kalteng Muram: Hampir Semua Wilayah Terancam Hujan & Petir 1 Desember 2025
# Baca Juga :Brigadir Tri Irwansyah Gugur Ditelan Bencana Sumbar Rekannya Hilang, Naik Pangkat Anumerta
# Baca Juga :BANJIR MEMATIKAN THAILAND! 162 Orang Tewas, Pemerintah Dihujani Kritik, Dua Pejabat Langsung Dicopot
# Baca Juga :Prabowo Terbang Pagi-Pagi ke Sumut: Tinjau Banjir Tapanuli Tengah dengan Helikopter Kepresidenan
Kebutuhan mobil listrik 7-penumpang kian meningkat, tetapi saat ini pasar masih didominasi:
EV premium seperti Denza D9, Xpeng X9, BMW iX (opsional 3 baris)
Segmen menengah seperti BYD M6
Namun untuk kelas harga terjangkau, hampir tidak ada pilihan. Kekosongan inilah yang menjadi celah strategis bagi produsen yang berani masuk lebih awal.
VinFast Mengincar Celah Pasar: Fokus pada EV 7-Seater
CEO VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto, menegaskan bahwa pihaknya melihat peluang besar di segmen ini.
“Segmen 7-seater EV masih sangat terbuka, terutama untuk kelas entry-level. Budaya berkendara masyarakat Indonesia sangat mengutamakan kendaraan keluarga, dan di sini VinFast ingin hadir dengan solusi lengkap yang benar-benar relevan,” ujarnya, Minggu (30/11/2025).
Menurutnya, pasar EV Indonesia saat ini masih didominasi model 5-seater, sementara kebutuhan keluarga Tanah Air jauh lebih besar.
Limo Green dan EV 7-Seater Lainnya Siap Masuk
VinFast membawa pendekatan agresif melalui:
Produk 7-penumpang yang dirancang khusus untuk keluarga Indonesia









