KOTABARU, Kalimantanlive.com – Masyarakat Desa Sebelimbingan dan sekitarnya di Kecamatan Pulau Laut Utara Kotabaru tumpah ruah, menyesaki kawasan Eko Wisata Hutan Meranti, Minggu kemarin (30/11/2025).
Ratusan masyarakat ini hadir untuk menyaksikan puncak acara penutupan Meranti Putih Perform Art Festival (MP2AF) 2025.
Baca Juga : Pemkab Kotabaru Menyerahkan 2.409 SK PPPK Paruh Waktu
Bukan sekadar menghadiri, masyarakat datang berbondong-bondong sambil membawa hasil panen mulai dari sayuran segar, singkong, kacang-kacangan, hingga buah-buahan lokal.
Semua hasil panen dikumpulkan dalam tumpeng hasil bumi raksasa, wujud nyata rasa syukur. Ratusan warga yang hadir, mereka menanti momen sakral sekaligus paling dinanti berebut hasil bumi Grebek Kampung.
Baca Juga : Pemkab Kotabaru Perkuat Tata Kelola Data Lewat Workshop Manajemen Data dan Statistik 2025
Begitu acara resmi ditutup, ratusan tangan langsung bergerak cepat. Dengan suasana gembira, tua dan muda saling berebut mendapatkan berkat hasil bumi tersebut, yang dipercaya membawa berkah.
Kholil, Koordinator Lapangan sekaligus Fasilitator Grebek Kampung, menjelaskan tradisi ini warisan lama yang dulu dikenal sebagai Grebeg Suro, kembali dihidupkan melalui kolaborasi dengan event Meranti.
“Tujuan utama Grebek Kampung adalah untuk menyampaikan dan mewujudkan kebersamaan,” tegas Kholil.










