Ia juga menyoroti spektrum ancaman yang semakin kompleks, terutama ancaman nonkonvensional yang dapat muncul secara tiba-tiba di tengah perubahan lingkungan strategis.
“Pendahulu kita sering mengingatkan bahwa tantangan akan semakin berat. Kita tidak lagi berhadapan dengan negara yang menginvasi, tapi proksi ada di depan mata,” tegasnya.
Beberapa jabatan strategis yang turut mendapatkan kenaikan pangkat antara lain Panglima Divisi Infanteri 3 Kostrad Mayjen TNI Bagus Suryadi Tayo, Gubernur Akademi Angkatan Laut Laksda TNI Sigit Santoso, dan Wakil Asisten Operasi Panglima TNI Marsda TNI M. Taufiq Arasj.
(kalimantanlive.com/sumber lainnya)
editor : TRI







