BANJARBARU, Kalimantanlive.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalsel menggelar Workshop dan Sosialisasi Literasi Implementasi Indeks Pemerintahan Digital (Pemdi).
Kegiatan yang menghadirkan narasumber dari Kementerian PAN-RB ini diikuti instansi di lingkungan Pemprov Kalsel serta Diskominfo dari 13 kabupaten/kota.
BACA JUGA: Enam Dekade Tapin, Pemprov Kalsel Apresiasi Capaian dan Dorong Percepatan Inovasi Daerah
Sekretaris Diskominfo Kalsel, Mashudi, mewakili Kepala Diskominfo Kalsel, Muhamad Muslim, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi mengenai aspek dan indikator baru dalam penilaian Pemdi.
“Pertemuan ini memiliki urgensi tinggi dalam peta jalan transformasi digital daerah. Mulai 2026, penilaian SPBE akan digantikan oleh Indeks Pemerintahan Digital dengan mekanisme baru,” ujar Mashudi di Banjarbaru, Selasa (2/12/2025).
Ia menekankan bahwa penyelenggaraan pemerintahan digital memerlukan sinergi lintas perangkat daerah, termasuk penyelarasan strategi pengumpulan data, pelaporan, serta pemahaman peran masing-masing SKPD.
“Melalui sosialisasi ini, kita berharap transformasi digital pemerintahan dapat berjalan lebih adaptif, inklusif, dan berkelanjutan bagi pelayanan publik,” tambahnya.
Kepala Bidang Aplikasi Telematika (Aptika) Diskominfo Kalsel, Hasnan Ash Shiddieqy, menjelaskan adanya sejumlah perbedaan antara pemenuhan indeks SPBE dan Pemdi.










