Pemkab Tabalong Intervensi Angkat Stunting Meningkat, Bupati H Fani Beberkan Langkah Strategisnya

“Intervensi yang kami lakukan ini, saya yakin kalau saling berkolaborasi dan bersinergi ini, dalam dua sampai tiga bulan nanti akan terjadi perubahan terkait jumlah anak-anak yang stunting,” ungkapnya.

Upaya jangka pendek dalam penanganan ini dengan penambahan gizi, vitamin dan lainnya agar pertumbuhan anak cepat berkembang hingga stunting dapat turun.

“Mari bersama-sama untuk melakukan intervensi, menjaga terjadinya stunting pada anak-anak di Tabalong,” ujar Bupati H Fani.

Sementara, Plt Kepala Dinkes Tabalong, H Husin Ansari mengatakan, seribu lebih anak stunting ini sudah sesuai data by name, by address yang masuk dalam inovasi Sistem Informasi Penanganan Stunting (Si-Penting).

“Data yang dijadikan rujukan oleh semua SKPD, semua kegiatan terkait penanganan stunting. Data selalu diupdate setiap bulan oleh kader posyandu dan puskesmas di semua kecamatan,” katanya.

Husin menambahkan, tindak lanjut usai rakor ini, pihaknya akan meluncurkan aplikasi Si-Penting dan membagi orang tua asuh dari anak-anak yang stunting.

“Kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait, kira-kira makanan apa yang cocok untuk anak-anak ini dan kami juga mendapatkan bantuan 7.000 susu dari kementerian untuk penanganan stunting,” tambahnya.

Kalimantanlive.com/ A Hidayat