Ia juga mengingatkan tantangan terbesar generasi muda saat ini adalah pengaruh negatif gawai dan pergaulan bebas. Karena itu, pendidikan agama harus menjadi benteng sekaligus pedoman hidup.

“Tahun depan fokus kita adalah pembangunan manusia. Terutama generasi mudanya, karena merekalah yang akan menggantikan dan memimpin di masa depan,” lanjutnya.
BACA JUGA: Bupati Tala Tekankan Fast Response SKPD untuk Percepatan Realisasi Pembangunan
Pada tahun 2025 ini, sebanyak 8 orang calon atau mahasiswa baru mendapatkan beasiswa sebesar Rp35 juta per orang untuk melanjutkan studi ke lembaga pendidikan Islam ternama seperti Darul Mustafa Tarim, Al-Azhar Kairo, dan Universitas Al-Ahgaff.
Sementara itu, 52 mahasiswa aktif yang saat ini telah menempuh pendidikan di luar negeri juga menerima bantuan sebesar Rp10 juta per orang, dengan tujuan pendidikan di antaranya Universitas Al-Wasathiah, Al-Azhar Mesir, dan Darus Sholihin Tarim.
Program ini melanjutkan tradisi bantuan yang telah berjalan dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2024, Pemkab Tala menyalurkan beasiswa kepada 54 orang penerima, pada 2023 sebanyak 37 orang, dan pada 2022 terdapat 7 santri/santriwati Tala yang berhasil lolos seleksi pendidikan ke luar negeri.
Melalui program tersebut, Pemkab Tala berharap akan lahir generasi penerus yang tidak hanya unggul dalam keilmuan agama, namun juga memiliki akhlak dan tanggung jawab untuk membangun daerahnya setelah menyelesaikan pendidikan.
(Kalimantanlive.com/Syahza Rei M)







