WNA China Ngamuk Usai Tewaskan Mahasiswi Semarang! Polisi Ungkap Pelaku Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

SEMARANG, KALIMANTANLIVE.COM – Kota Semarang digemparkan oleh insiden tragis yang viral di media sosial. Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal China, Wu Lili, mengendarai mobil dalam kondisi diduga mabuk dan menabrak dua mahasiswi di Jalan Abdulrahmansaleh, Kalibanteng, Semarang Barat, Rabu malam (3/12/2025) sekitar pukul 22.15 WIB.

Salah satu korban, mahasiswi bernama Putri, meninggal dunia akibat luka parah di bagian dada meski sempat mendapat perawatan di RS Samsoe Hidajat. Sementara rekannya, Mei, asal Pemalang, selamat meski mengalami luka-luka.

# Baca Juga :Rapat Banjir Sumatera Memanas! Titiek Soeharto Murka, Menteri Raja Juli Janji Sikat Perusak Hutan

# Baca Juga :Ustaz Kondang EE Resmi Jadi Tersangka! Anak Laporkan Dugaan KDRT, Tiga Kerabat Ikut Terlibat

# Baca Juga :Mantan Ketua DPRD Pasaman Tewas Tertimpa Ekskavator saat Membawa Bantuan Korban Banjir

# Baca Juga :Kerugian Aceh Tembus Rp 2,04 Triliun Akibat Banjir! PNBP Tambang Tak Sampai Separuhnya

Diduga Mabuk Berat, Mobil Oleng Lalu Hantam Mahasiswi

Polisi mengungkap bahwa Wu Lili kehilangan konsentrasi karena diduga berada di bawah pengaruh alkohol. Mobil Hyundai Creta Trend yang dikemudikannya tiba-tiba oleng ke kanan sebelum menghantam dua korban yang melaju dari arah berlawanan.

“Diduga berkendara dalam pengaruh minuman keras atau beralkohol dan tidak berkonsentrasi,” kata Kasubnit 1 Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang, Iptu Novita Candra.

Insiden itu langsung memicu amarah publik karena korban tewas merupakan mahasiswi yang tengah pulang dari aktivitas kampus.

Viral! Pelaku Mengamuk dan Pukul Pengemudi Ojol

Tak hanya kecelakaan mematikan, sikap Wu Lili setelah kejadian juga membuat situasi makin panas. Video viral memperlihatkan pelaku mengenakan pakaian serba hitam, tampak linglung dan mengamuk di lokasi kejadian. Ia bahkan memukul seorang pengemudi ojek online sambil mengucapkan kalimat dalam bahasa asing.

Polisi yang datang ke lokasi langsung mengamankan pelaku dan membawanya ke kantor kepolisian untuk pemeriksaan mendalam terkait identitas, kondisi, serta kronologi lengkap kejadian.