KALIMANTANLIVE.COM – Start buruk menghampiri Timnas U22 Indonesia di laga perdana penyisihan Grup C SEA Games 2025. Skuad Garuda Muda harus menerima kekalahan menyakitkan 0–1 dari Filipina lewat gol Out Banatao pada akhir babak pertama di Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai, Thailand, Senin (8/12/2025) malam.
Hasil ini membuat langkah Indonesia menuju semifinal jauh lebih berat, karena hanya pemuncak grup yang dapat tiket otomatis, sementara runner-up harus berebut satu jatah terbaik dari tiga grup. Berikut rangkuman lima fakta kekalahan Indonesia dari Filipina:
# Baca Juga :FFI Optimistis Timnas Futsal Indonesia Sapu Dua Emas di SEA Games 2025
# Baca Juga :Prabowo Janjikan Bonus Rp 1 Miliar per Emas & Target Besar SEA Games 2025: Indonesia Didorong Masuk 3 Besar!
# Baca Juga :Indonesia Pasang Target 80 Emas di SEA Games 2025! Kontingen Raksasa Siap Guncang Thailand
# Baca Juga :Timnas Indonesia U-22 Siap Hadapi Filipina di Laga Perdana SEA Games 2025
1. Gol Throw-in yang Bikin Indra Sjafri Kecewa
Pelatih Indra Sjafri menilai gol Filipina berawal dari detail yang seharusnya bisa dicegah. Situasi lemparan ke dalam tidak diantisipasi dengan baik, sehingga pemain kehilangan penjagaan sesuai skema latihan.
2. Dominasi Babak Kedua Tak Membuahkan Hasil
Indonesia tampil agresif setelah jeda dengan perubahan taktik. Meski menguasai jalannya pertandingan, Garuda Muda tetap kesulitan menemukan peluang bersih yang berujung gol.
3. Kutukan Laga Pembuka SEA Games Berlanjut
Kekalahan kali ini memperpanjang catatan negatif Indonesia yang sudah enam kali gagal menang di laga pertama SEA Games—terjadi pada edisi 1983, 1985, 1995, 2015, 2021, dan kini 2025.
4. Filipina Cetak Sejarah, Indonesia Menelan Aib
Dalam rekor pertemuan, Indonesia jauh lebih unggul. Namun di edisi ini justru Filipina meraih kemenangan perdana atas Indonesia di pentas SEA Games, sekaligus memastikan diri lolos ke semifinal sebagai juara Grup C dengan total 6 poin.










