SURABAYA, KALIMANTANLIVE.COM – Pemandangan tak biasa terlihat di Stasiun Surabaya Gubeng, Jawa Timur. Petugas layanan Lost and Found mengamankan ribuan barang peninggalan penumpang, mulai dari tumbler, ponsel, tas berisi laptop, hingga tanaman berukuran 1,5 meter!
Data Daop 8 Surabaya mencatat, sejak Januari hingga Oktober 2025, sudah ada 1.839 barang milik penumpang yang diamankan dengan estimasi nilai mencapai Rp1,26 miliar. Barang-barang itu ditemukan baik di rangkaian kereta maupun area stasiun.
# Baca Juga :Heboh Video ‘Cegat Kapal Bantuan’ di Aceh, TNI Bongkar Fakta Mengejutkan: “Bukan GAM!”
# Baca Juga :Heboh Bupati Aceh Selatan Pergi Umrah saat Bencana, Gerindra Buka Suara soal Peluang Pemakzulan!
# Baca Juga :Garuda Muda Tumbang dari Filipina di SEA Games 2025, Ini 5 Fakta Pahit yang Menghebohkan!
# Baca Juga :Jepang Diguncang Gempa Dahsyat M 7,5, BMKG Pastikan Indonesia Aman dari Ancaman Tsunami
Tumbler Paling Banyak Tercecer
Dari seluruh barang, tumbler menjadi yang paling banyak ditinggalkan, yakni 197 buah, namun baru 24 yang berhasil diambil kembali pemiliknya. Sisanya masih rapi tersimpan di lemari khusus. Jenisnya beragam, mulai dari Eiger, Tupperware, Eternite, Verrouil, hingga tumbler stainless souvenir.
Ada Tanaman Hingga Laptop
Selain botol minum, ada pula tanaman berukuran 1,5 meter, helm, ponsel, hingga tas dengan laptop. Semua barang dipisahkan sesuai kategori, mulai dari barang mudah rusak sampai barang berharga yang kemudian diproses sesuai ketentuan jika tak diambil pemiliknya.
Aturan Penyimpanan dan Pemusnahan
Makanan/minuman mudah basi: disimpan maksimal 1×24 jam
Makanan kering: 7×24 jam
Barang biasa (helm, tumbler, tanaman): 30 hari, lalu diserahkan ke panti sosial
Barang berharga (ponsel, elektronik): disimpan 3 bulan sebelum diserahkan ke kepolisian







