Menurut Alpiya, DPRD mendorong agar penyesuaian lanjutan dilakukan sehingga alokasi pendidikan dapat memenuhi ketentuan mandatory spending dan berdampak optimal pada pelayanan publik.
Analis Kebijakan Ahli Pertama Subdit Wilayah III Direktorat Perencanaan Anggaran Daerah, Dilla Novita Rizki, memberikan apresiasi kepada Kalsel karena menjadi salah satu daerah yang paling awal menyerahkan dokumen APBD 2026.
BACA JUGA: Anggota DPRD Kalsel dari Partai Nasdem Mustohir Arifin Mengundurkan Diri, Ini Alasannya
Ia menilai langkah cepat tersebut menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah bersama DPRD dalam memastikan proses evaluasi berlangsung tepat waktu dan sesuai aturan.
Banggar memastikan seluruh masukan dari Kemendagri akan menjadi dasar penyempurnaan sebelum APBD 2026 masuk tahap final.
DPRD Kalsel juga berkomitmen mengawal penguatan anggaran pada sektor-sektor prioritas publik, khususnya pendidikan, agar lebih selaras dengan kebutuhan masyarakat dan regulasi nasional.
Sumber: DPRD Kalsel







