Dalam kesempatan tersebut, ia memaparkan sejumlah capaian strategis. Produksi padi Kalsel tahun ini mencapai 1.163.000 ton, tertinggi di regional Kalimantan.
Dengan kebutuhan daerah hanya sekitar 600 ribu ton, separuh produksi Kalsel bahkan ikut menopang kebutuhan Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur.
BACA JUGA: Tingkatkan Populasi dan Produksi Ikan Lokal, DKP Kalsel Tebar Bibit Ikan Gabus di Sejumlah Daerah
Meski beberapa provinsi di Kalimantan mengalami fluktuasi atau penurunan produksi, Kalsel justru berhasil mempertahankan tren positif.
Bahkan, Kalsel meraih prestasi nasional dengan menjadi Juara 1 Ketahanan Pangan Nasional, menggeser posisi Bali yang tiga tahun berturut-turut berada di puncak.
Syamsir menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi lintas sektor bersama TNI, Polri, dan Badan Intelijen Daerah (Binda) dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan.
“Ketersediaan pangan kita aman. Ketika daerah lain kekurangan, Kalsel justru berlebih. Ini harus kita syukuri sambil tetap waspada,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh SKPD untuk terus memperkuat keterbukaan informasi publik sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat.







