JAKARTA, Kalimantanlive.com – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar optimis kinerja sektor jasa keuangan nasional akan tumbuh lebih ekspansif pada tahun mendatang.
Optimisme tersebut didukung ketahanan industri keuangan dan fundamental ekonomi domestik yang solid sepanjang 2025.
BACA JUGA: OJK Optimistis Jumlah Investor Pasar Modal Tembus 20 Juta SID pada Kuartal I-2026
“Kondisi ini menjadi modal untuk ruang ekspansi sektor jasa keuangan yang lebih luas ke depan, didukung implementasi kebijakan pendalaman pasar keuangan, perluasan akses pembiayaan, serta penguatan integritas dan tata kelola,” ujarnya dalam Konferensi Pers Hasil RDKB November 2025 di Jakarta, Kamis (11/12).
Mahendra menjelaskan perekonomian Indonesia terus menunjukkan performa positif, dengan pertumbuhan mencapai 5,3 persen pada triwulan III 2025.
Indikator manufaktur (PMI) juga konsisten berada di zona ekspansi, mengindikasikan aktivitas bisnis domestik yang tetap bergerak maju.
Ia menambahkan, sektor jasa keuangan secara umum tetap menunjukkan ketahanan kuat sepanjang tahun ini, ditopang permodalan solid, kecukupan pencadangan, serta profil risiko yang terjaga.
Ketangguhan pasar modal menjadi salah satu indikator utama, terlihat dari IHSG yang kembali menguat dan beberapa kali menembus rekor tertinggi (all-time high).







