Putin Beri Sinyal Dukungan Besar! Rusia Siap Dampingi Prabowo Bangun Teknologi Nuklir Indonesia

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Pertemuan hangat antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Kremlin, Moskow, Rabu (10/12/2025), menghasilkan sinyal penting bagi masa depan teknologi Indonesia. Putin secara terbuka menyatakan kesiapan Rusia untuk membantu Indonesia mengembangkan teknologi nuklir sipil jika Jakarta memilih menggandeng Moskow.

Rusia Siap Dampingi Indonesia Masuk Era Nuklir

# Baca Juga :Prabowo Dikawal 6 Jet Tempur saat Tiba di Pakistan, Sambutan Militer Super Kehormatan

# Baca Juga :BREAKING NEWS: Kalimantan Siaga Basah! Hujan Petir Kepung Kalsel–Kalteng Hari Ini, Warga Diminta Ekstra Waspada

# Baca Juga :Arsenal Mengamuk di Belgia! Club Brugge Dibantai 0-3, Madueke Berkilau, Martinelli Menggila, Jesus Comeback Spektakuler

# Baca Juga :Drama di Bernabeu! Real Madrid Dipermalukan Man City 1-2, Haaland Mengamuk, Los Blancos Terjungkal di Kandang

Dalam pernyataannya, Putin menegaskan bahwa kerja sama energi—termasuk energi nuklir—menjadi salah satu prospek paling menjanjikan bagi kedua negara.

“Kalau Indonesia memutuskan melibatkan Rusia, kami selalu siap membantu,” ujar Putin menegaskan kesiapan penuh negaranya mendukung rencana teknologi nuklir Indonesia.

Hubungan RI–Rusia Menguat di Usia 75 Tahun Diplomasi

Putin menyebut hubungan Rusia–Indonesia tahun ini terus meningkat signifikan. Merayakan 75 tahun relasi diplomatik, kedua negara mengalami perkembangan positif di bidang ekonomi, perdagangan, hingga hubungan politik.

Putin mengungkapkan nilai perdagangan kedua negara naik 17 persen dalam sembilan bulan pertama 2025. Komisi ekonomi bersama juga berjalan efektif, memperkokoh arah kerja sama ke depan.

Kerja Sama Energi, Gandum, Pertanian, hingga Industri Pertahanan

Selain isu nuklir, Putin dan Prabowo juga membahas prospek kolaborasi di sektor energi, pertanian, industri, hingga ketahanan pangan—termasuk pasokan gandum Rusia untuk Indonesia.

Di bidang pertahanan, Putin menyebut Indonesia sebagai mitra tradisional Rusia. Ia menyoroti hubungan teknis militer yang stabil serta meningkatnya jumlah personel TNI yang menempuh pendidikan di lembaga militer Rusia.

“Kami siap menaikkan angka ini,” tegas Putin.

Konektivitas, Pariwisata, hingga Dukungan bagi Indonesia di BRICS