BANJARMASIN, Kalimantanlive – Menjaga kesehatan paru-paru, bisa dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya dengan melakukan aktivitas olahraga berupa lari.
Tak heran karenanya aktivitas lari ini pula, yang kerap dijalankan oleh perempuan cantik bernama dr. Supianti Agustina, Sp.P (Dokter Spesialis Paru dan Pernafasan) ini.
Pasalnya sejak kurang lebih satu tahun terakhir, perempuan yang akrab disapa dokter Tina ini sudah rutin melakukan aktivitas lari tersebut.
Awalnya dokter Tina lari diajak oleh temannya yang juga hobby lari, dan dengan jarak relatif pendek yakni hanya sekitar 5 Kilometer, kemudian meningkat hingga 21 kilometer (HM).
Baca juga : Dinkes Kotabaru Gelar Fun Run dan Jalan Santai : Peringati HKN 2024
Dan aktivitas ini pun kini dilakukan rutin bisa dua hingga tiga kali dalam setiap pekannya.
“Biasanya lari di pinggir jalan raya, kadang di GOR bahkan juga ikut event lari baik di dalam maupun luar kota,” ujar dokter PNS pada Rumah Sakit Pangeran Jaya Sumitra, Kabupaten Kotabaru ini.
Bagi ibu dua anak ini, lari tidak melulu soal kecepatan maupun jarak tempuh, apalagi sekadar mengikuti trend saja, namun lebih kepada kesehatan fisik.
“Dengan berlari sesuai dengan kemampuan dan kenyamanan banyak hal positif yang didapat. Mulai dari Kesehatan paru yang dapat meningkatkan kapasitas vital paru, memperkuat otot-otot pernafasan, serta membuat paru bekerja lebih efisien dalam menyerap oksigen dan membuang karbondioksida,” ujarnya.
“Kemudian selain itu juga bisa menjaga berat badan agar selalu ideal, karena berlari dapat membakar kalori lebih banyak, meningkatkan metabolisme dan pembakaran lemak,” tambahnya.
Tidak hanya itu saja, dokter Tina menerangkan bahwa kesehatan jantungnya juga ikut merasakan dampak positif dari aktivitasnya tersebut.







