“Padi apung kini tidak hanya untuk konsumsi, tetapi juga menghasilkan benih unggul. Ke depan, kami juga akan mengembangkan beras khusus berbasis padi apung, termasuk beras organik bernilai tinggi,” ungkapnya.
Ketujuh program tersebut menjadi fondasi arah pembangunan sektor pangan Kalimantan Selatan hingga 2030.
BACA JUGA: DPKP Kalsel Gelar GPM di Permukiman Guntung Payung untuk Tekan Inflasi dan Stabilkan Harga Pangan
DPKP Kalsel menargetkan peningkatan pendapatan petani, penguatan ketahanan pangan daerah, serta perluasan peluang ekonomi kreatif di sektor pertanian.
“Semoga seluruh program ini berjalan optimal dan mampu menjawab tantangan pangan di masa depan,” pungkas Rahmawati.
Sumber: MC Kalsel










