KALIMANTANLIVE.COM – Harapan baru muncul bagi pasien kanker yang selama ini dikenal sulit disembuhkan. Terapi gen mutakhir bernama BE-CAR7 dilaporkan berhasil membantu 64 persen pasien leukemia agresif mencapai kondisi bebas penyakit, bahkan hingga tiga tahun setelah pengobatan.
Terapi inovatif ini diuji pada anak-anak dan orang dewasa dengan T-cell acute lymphoblastic leukemia, jenis kanker darah yang sering kali tak merespons kemoterapi maupun transplantasi sumsum tulang standar.
# Baca Juga :Mohamed Salah “Comeback” di Anfield! Hubungan dengan Arne Slot Mencair atau Sekadar Redam Badai?
# Baca Juga :Persib Bandung Siapkan “Amunisi Rahasia” di Bursa Transfer Januari! Siapa Pengganti William Marcilio?
# Baca Juga :Indonesia Menggila! Tambah 7 Emas, Panjat Tebing Jadi Mesin Medali Berikut Update Medali di SEA Games 2025
KISAH NYATA PASIEN: DARI PUTUS ASA KE HIDUP BARU
Salah satu pasien pertama yang menjalani terapi BE-CAR7 adalah Alyssa Tapley (16) asal Leicester, Inggris. Ia didiagnosis leukemia ganas pada Mei 2021 dan gagal merespons pengobatan konvensional.
“Saya ikut penelitian ini karena berpikir, meski tidak berhasil untuk saya, setidaknya bisa membantu orang lain,” ujar Alyssa.
Hasilnya di luar dugaan. Setelah menjalani terapi BE-CAR7, kanker Alyssa dinyatakan tidak terdeteksi. Kini, ia kembali bersekolah, berlayar, mengikuti program Duke of Edinburgh Award, dan bercita-cita menjadi ilmuwan peneliti.
BAGAIMANA TERAPI BE-CAR7 BEKERJA?
Terapi BE-CAR7 dikembangkan oleh peneliti Great Ormond Street Hospital (GOSH) dan University College London, melalui proses rekayasa sel yang sangat kompleks:
Sel darah putih donor sehat dimodifikasi agar bersifat “universal”
Penanda imun CD7 dan CD52 dihilangkan agar sel tak diserang sistem imun pasien
DNA baru ditanamkan untuk membentuk CAR (Chimeric Antigen Receptor)
Sel CAR-T ini kemudian menyerang dan menghancurkan sel kanker T di tubuh pasien
Setelah sekitar empat minggu, pasien menjalani transplantasi sumsum tulang untuk membangun kembali sistem kekebalan tubuh.
HASIL UJI COBA: ANGKA YANG MENGGUNCANG DUNIA MEDIS
Dalam presentasi pada 67th American Society of Hematology Annual Meeting, tim peneliti memaparkan hasil uji coba fase 1 terhadap 10 pasien (8 anak dan 2 dewasa):
82 persen pasien mencapai remisi sangat dalam








