Banjir Bandang Keempat Mengamuk di Padang, Air 1,5 Meter Paksa Warga Lari ke Perbukitan

PADANG, KALIMANTANLIVE.COM – Teror banjir bandang kembali menghantam Kota Padang, Sumatera Barat. Permukiman warga di kawasan Batu Busuk, Kecamatan Pauh, kembali diterjang arus deras pada Minggu (14/12/2025) sore, memicu kepanikan dan membuat warga berhamburan menyelamatkan diri ke perbukitan.

Air bah dilaporkan naik hingga mencapai ketinggian sekitar 1,5 meter. Sejumlah warga yang sempat kembali ke rumah untuk memeriksa kondisi bangunan dan aktivitas alat berat mendadak berlarian saat arus banjir datang tanpa ampun.

# Baca Juga :BRI Region 14 Banjarmasin Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh

# Baca Juga :Pemprov Kalsel Tambah Personel Tagana untuk Perkuat Penanganan Bencana di Sumatera

# Baca Juga :BMKG Ingatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang 10–11 Desember, Aceh & Sumatera Masih Rawan Banjir!

# Baca Juga :Polda Kalsel Kumpulkan Donasi Sebesar Rp 1 M Korban Bencana Alam di Sumatera

Menurut laporan lapangan, banjir bandang ini dipicu hujan deras yang mengguyur sejak Minggu siang. Peristiwa tersebut menjadi banjir bandang keempat yang melanda wilayah ini sejak 25 November 2025, menandakan kondisi alam yang belum stabil dan masih sangat rawan bencana susulan.

Sejak banjir besar akhir November lalu, sebagian besar warga sebenarnya telah diungsikan. Namun, keterbatasan akses dan kebutuhan memantau rumah membuat sebagian warga nekat kembali ke lokasi terdampak, meski risiko banjir masih mengintai.

Saat ini, alat berat terus dikerahkan untuk melakukan normalisasi sungai. Pasalnya, aliran sungai diketahui telah berubah arah dan mengarah langsung ke permukiman warga, sehingga meningkatkan potensi banjir bandang lanjutan.

Akses menuju lokasi hingga kini masih lumpuh. Penyaluran bantuan pun dilakukan secara manual. Warga harus berjalan kaki secara bergotong royong, bahkan ada yang menempuh jarak hingga satu kilometer demi menjemput bantuan logistik.

Dalam banjir susulan tersebut, delapan warga dilaporkan sempat terjebak arus deras. Tim SAR Kota Padang bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) Semen Padang bergerak cepat melakukan evakuasi di tengah kondisi yang menegangkan.