BYD Siap Bentuk Perusahaan Pembiayaan untuk Perkuat Pasar Mobil Listrik di Indonesia

Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem industri kendaraan listrik di Tanah Air.

Menurut Luther, peran pembiayaan sangat krusial di pasar otomotif Indonesia, mengingat lebih dari separuh transaksi pembelian kendaraan masih mengandalkan skema kredit.

BACA JUGA: BYD Qin L DM-i Resmi Meluncur, Tembus Jarak 2.100 Km Sekali Isi

Dengan dukungan pembiayaan yang lebih fleksibel, minat masyarakat terhadap mobil listrik diyakini akan meningkat.

Selain itu, pembiayaan internal juga diharapkan mampu menjaga stabilitas nilai jual kembali kendaraan BYD. Keberadaan lembaga keuangan yang kuat dinilai dapat memberikan rasa aman dan kepercayaan jangka panjang bagi konsumen.

“Melalui pembiayaan yang dikelola langsung, kami bisa menghadirkan dukungan yang lebih komprehensif dan berfokus pada kenyamanan pelanggan, tidak semata-mata pada aspek komersial,” ujar Luther.

Dengan rencana ini, konsumen diharapkan memiliki lebih banyak pilihan pembiayaan serta program khusus yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar kendaraan listrik di Indonesia.

Sumber: Fajarharapan.id