BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Melakukan aksi pengeroyokan menggunakan senjata tajam (sajam), membuat delapan remaja diamankan oleh jajaran Polsek Banjarmasin Selatan pada Senin (14/12/2025) sore.
Adapun aksi yang dilakukan oleh delapan remaja ini, yakni mengeroyok dua pria di Jalan Lingkar Dalam, tepatnya di samping SPBU Jonggol, Kelurahan Kelayan Selatan pada Senin dinihari.
Aksi ala gengster yang dilakukan oleh delapan remaja ini pun sempat direkam, dan kemudian video nya pun banyak beredar di media sosial.
Baca juga : Sembunyikan Sabu di Kantong Celana, Pria Ini Diamankan Polsek Banjarmasin Tengah
Dua korban pengeroyokan diketahui merupakan penjaga malam SPBU. Korban pertama bernama Suryani alias Amang Isur (48), warga Jalan Tembus Mantuil Gang Gandapura RT 28, Kelurahan Kelayan Selatan. Dia mengalami luka pada telapak tangan kiri, siku bagian dalam tangan kiri, serta jari manis tangan kanan.
Sementara korban kedua, M. Safii (32), warga Jalan Tembus Mantuil Gang Arjuna RT 25, Kelurahan Kelayan Selatan, mengalami luka robek pada betis kanan serta luka tusuk di punggung sebelah kanan. Hingga kini, M. Safii masih menjalani perawatan di rumah.
Kedua korban mengalami luka akibat sabetan senjata tajam jenis celurit dan parang yang mengenai bagian tangan, kaki, dan punggung.
Suryani menuturkan, kejadian bermula saat dirinya bersama M. Safii sedang bertugas sebagai penjaga malam di SPBU. Tiba-tiba, mereka didatangi sekelompok remaja yang menggunakan belasan sepeda motor.
“Rata-rata mereka berboncengan dan membawa senjata tajam. Tanpa basa-basi mereka turun dari motor dan langsung menyerang kami,” ungkap Suryani.
Meski mengalami luka, para korban memilih tidak melanjutkan perkara ini ke jalur hukum. Hal tersebut dilakukan karena sebagian besar pelaku masih berstatus pelajar.
“Karena kebanyakan pelaku masih pelajar, kami kasihan dengan masa depan mereka. Jadi sepakat untuk tidak melaporkan dan menyelesaikan secara kekeluargaan. Kami hanya meminta biaya pengobatan sampai sembuh,” ujar Suryani yang akrab disapa Amang Iyan.







