“Dengan akses jalan menuju kawasan industri ini, perekonomian dapat tumbuh secara berkelanjutan dan akan menambah tenaga kerja. Apalagi Mantuil ini lokasi sangat strategis,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin, Suri Sudarmadiyah, menyampaikan bahwa laporan akhir Studi Kelayakan pembangunan jalan menuju Kawasan Industri Terpadu Mantuil saat ini masih dalam bentuk draft yang sedang diuji melalui diskusi bersama berbagai pihak terkait.
“Laporan akhir sebenarnya sudah ada berbentuk draft. Sekarang kita uji melalui diskusi dengan instansi terkait, baik dari provinsi, dinas perdagangan perindustrian, pertanahan, maupun bidang-bidang lain yang terlibat,” jelas Kadis PUPR yang akrab disapa Yayah.
Dia menambahkan, hasil diskusi tersebut akan menjadi dasar perbaikan yang ditargetkan rampung akhir tahun ini.
“Setelah laporan akhir diselesaikan, dokumen tersebut akan kembali diekspose untuk menilai kelayakan dari berbagai aspek, mulai dari ekonomi, teknis, hingga sosial ekonomi, termasuk gambaran desain jalan seperti lebar, panjang ruas, serta potensi manfaat dan pendapatan yang dihasilkan,” pungkasnya.
Kalimantanlive.com/Medcentbjm







