“Sebagaimana yang diarahkan oleh bupati bahwa kami harus dengan cepat untuk belanja barang dan jasa, karena hampir 60 persen adalah belanja barang dan jasa yang menyentuh kepada masyarakat,” tambah Lukman.
Dikesempatan yang sama, Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani menyampaikan bahwa PBJ pemerintah merupakan instrumen penting dalam pembangunan daerah.
“Pengadaan barang dan jasa pemerintah menjadi penggerak roda perekonomian masyarakat khususnya UMKM serta koperasi,” ucapnya.
Sosok yang akrab disapa H Fani berharap dengan adanya PBJ pemerintah ini akan terciptanya lapangan kerja yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Ini selaras dengan tujuan pengadaan untuk menghasilkan value for money (nilai uang), peningkatan penggunaan produk dalam negeri serta mewujudkan pemerataan ekonomi dan perluasan kesempatan kerja,” harapnya.
Kalimantanlive.com/ A Hidayat









