JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Pemerintah pusat memastikan langkah serius dalam pemulihan dampak bencana besar di Pulau Sumatera. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan telah menyiapkan anggaran jumbo sebesar Rp 60 triliun yang siap dialokasikan untuk rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak banjir bandang serta longsor.
Dana tersebut berasal dari hasil efisiensi belanja kementerian dan lembaga (K/L) yang telah disisir secara menyeluruh dan akan digunakan melalui skema Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
#baca juga:VIRAL! Streamer Resbob Menangis Saat Ditangkap Polisi, Ucapkan Penyesalan: “Maafkan Saya…”
#baca juga:GILA DI OLD TRAFFORD! Man United Vs Bournemouth Berakhir 4-4, Drama Delapan Gol Bikin Publik Terpana
#baca juga:DRAMA OLIMPICO! AS Roma Tekuk Como 1-0, Pasukan Cesc Fabregas Pulang dengan Tangan Hampa
Menurut Purbaya, proses pengamanan anggaran ini sebenarnya sudah dilakukan bahkan sebelum bencana terjadi. Pemerintah mengevaluasi berbagai program K/L dan memangkas kegiatan yang dinilai tidak prioritas.
“Setelah APBN selesai di DPR, kami sisir semua program kementerian dan lembaga. Masih banyak kegiatan yang tidak jelas. Dari situ, sebelum bencana pun, kami sudah berhasil mengumpulkan Rp 60 triliun. Jadi ketika Presiden meminta kesiapan anggaran, dananya sudah ada,” ujar Purbaya di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (15/12/2025).
Difokuskan untuk Rehabilitasi dan Rekonstruksi
Dana Rp 60 triliun tersebut akan dialokasikan pada tahun anggaran 2026, khususnya untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah terdampak.
Sementara untuk tahun berjalan, BNPB telah mengajukan anggaran Rp 1,6 triliun, ditambah dengan cadangan Rp 1,3 triliun yang disiapkan pemerintah untuk dapat diajukan kembali pada tahun depan.
Tak hanya itu, Kementerian Keuangan juga akan memberikan relaksasi anggaran kepada pemerintah daerah yang terdampak bencana, agar daerah memiliki ruang fiskal yang cukup untuk membangun kembali infrastruktur dan layanan publik.
“Relaksasi akan kami berikan tahun depan. Jadi, dari sisi pembiayaan, rehabilitasi bencana tidak ada masalah,” tegas Purbaya.
Kebutuhan Pemulihan Tembus Rp 51,8 Triliun
Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo bersama Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengungkapkan bahwa total kebutuhan anggaran untuk penanganan dampak banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mencapai Rp 51,82 triliun.









