“Meski telah terbantu dengan keberadaan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Lambung Mangkurat, jumlah dokter gigi yang tersedia masih belum mencukupi. Karena itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyiapkan program tenaga penugasan khusus, termasuk dokter gigi, yang ditempatkan di desa-desa dan wilayah yang belum memiliki layanan dokter gigi,” jelasnya.
Lebih lanjut, Diauddin menyebutkan bahwa hingga saat ini terdapat lebih dari 300 tenaga kesehatan yang dibiayai oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk mengisi kekosongan layanan kesehatan di tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten/kota.
Sumber: MC Kalsel







