RIYADH, KALIMANTANLIVE.COM – Arab Saudi kembali menunjukkan keseriusannya memperkuat pertahanan maritim. Kapal perang terbaru HMS King Saud resmi diluncurkan sebagai kapal tempur pertama dalam program modernisasi Angkatan Laut Kerajaan Saudi bertajuk Tuwaiq Project.
Kementerian Pertahanan Arab Saudi menyatakan, peluncuran HMS King Saud berlangsung pada Selasa (16/12/2025). Kapal ini menjadi tonggak penting dalam upaya meningkatkan kapabilitas operasional Royal Saudi Naval Forces (RSNF) di tengah dinamika ancaman keamanan maritim kawasan.
# Baca Juga :RONALDO Sindir Keras Kritikus Eropa: “Lebih Gampang Cetak Gol di LaLiga daripada di Liga Arab Saudi!”
# Baca Juga :Arab Saudi Amankan Tiket Piala Dunia 2026, Irak Lanjut ke Putaran Kelima
# Baca Juga :SUASANA MEMANAS DI JEDDAH! Suporter Indonesia Diblokir Masuk Stadion, Laga Lawan Arab Saudi Diwarnai Kekacauan!
# Baca Juga :WAJIB TAHU! Syarat Nilai Rapor STIN dan STAN Terbaru, Sama-Sama Lulus Langsung Jadi CPNS
Program Tuwaiq Project sendiri dirancang untuk membangun armada laut yang lebih modern, adaptif, dan berteknologi tinggi, sekaligus memperkuat peran Arab Saudi dalam menjaga jalur pelayaran strategis.
Kapal Tempur Pertama Proyek Tuwaiq
Dalam keterangannya, Kementerian Pertahanan Arab Saudi menjelaskan bahwa Tuwaiq Project mencakup pembangunan empat kapal tempur multi-misi canggih. Proyek ini menitikberatkan pada pemanfaatan teknologi mutakhir, peningkatan kualitas pelatihan personel, serta perluasan kemampuan operasi laut.
HMS King Saud disebut sebagai elemen kunci dalam transformasi armada laut Saudi agar mampu menjalankan beragam misi, mulai dari patroli, pengamanan jalur laut, hingga menghadapi ancaman udara, permukaan, dan bawah laut.
Diluncurkan di Wisconsin, AS
Upacara peluncuran HMS King Saud digelar di Wisconsin, Amerika Serikat, dan dihadiri Kepala Staf Angkatan Laut Arab Saudi, Letnan Jenderal Mohammed Al Ghuraibi, bersama pejabat tinggi Arab Saudi dan Amerika Serikat.
Acara tersebut juga dihadiri perwakilan Lockheed Martin dan Fincantieri, dua perusahaan pertahanan utama yang terlibat dalam pembangunan kapal-kapal Proyek Tuwaiq, sebagaimana dilaporkan Saudi Press Agency (SPA).
Pernyataan Kepala Staf Angkatan Laut
Dalam sambutannya, Letjen Mohammed Al Ghuraibi menegaskan bahwa Proyek Tuwaiq merupakan bagian strategis dari visi besar Kerajaan dalam membangun angkatan laut modern dan berdaya gentar tinggi.
Ia menyebut proyek ini secara signifikan akan meningkatkan kesiapan tempur RSNF dalam melindungi kepentingan nasional serta mengamankan jalur pelayaran internasional yang vital.
Menurut Al Ghuraibi, kapal-kapal dalam Proyek Tuwaiq dirancang untuk menghadapi ancaman multidimensi, baik dari udara, laut, maupun bawah laut.
Selain pembangunan kapal, proyek ini juga mencakup pengembangan Pangkalan Angkatan Laut Raja Abdulaziz di Jubail, termasuk fasilitas pemeliharaan dan pusat pelatihan, guna memastikan kesiapan operasional jangka panjang.







