Tidak kalah penting, AKBP Arwin juga mengatakan bahwa pengamanan pun juga dilakukan di sejumlah tempat ibadah khususnya pada momentum Natal.
“Selain itu juga ada pengamanan di wilayah perairan, termasuk juga disiapkan pos untuk mitigasi bencana,” katanya.
Selain itu, AKBP Arwin juga menghimbau masyarakat agar tetap menjaga kondusifitas, termasuk dengan tidak melakukan perayaan secara berlebihan misalnya dengan menyalakan petasan.
“Untuk penggunaan petasan dilarang, dan akan ditindak sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegasnya.
Tidak sekadar menghadapi momentum Nataru, AKBP Arwin juga memastikan bahwa pengamanan pun juga sekaligus dilakukan untuk kegiatan 5 Rajab, dimana dipastikan akan ada jutaan jemaah yang akan berdatangan ke kawasan Sekumpul atau Makam Guru Sekumpul di Martapura, Kabupaten Banjar.
Banjarmasin pun diprediksi kembali akan menjadi perlintasan masyarakat maupun jamaah Guru Sekumpul, sehingga Polresta Banjarmasin pun juga mempersiapkan sejumlah pos pelayanan dan pengamanan.
“Kebetulan juga bersamaan dengan adanya kegiatan di Sekumpul dan puncaknya diperkirakan 28 Desember 2025. Jadi kami juga menyiapkan pos pelayanan untuk masyarakat,” pungkasnya.
Kalimantanlive.com
Frans







