Chair menambahkan, di tengah dinamika sosial saat ini, aktivisme pemuda tidak cukup berhenti pada tataran teori, wacana, dan idealisme semata.
Aktivisme harus diwujudkan dalam kontribusi nyata yang mampu menghadirkan kepemimpinan etis serta solusi dan inovasi berbasis ilmu pengetahuan.
BACA JUGA: Wagub Hasnuryadi Dorong Perluasan Akses Keuangan Daerah untuk Perkuat Ekonomi Rakyat
“Aktivisme harus melahirkan solusi konkret untuk menjawab berbagai persoalan masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap KAHMI dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah, khususnya dalam penguatan kapasitas kepemimpinan pemuda dan kader bangsa.
“Kami berharap KAHMI turut melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara moral dan sosial, serta berperan dalam penguatan etika publik dan integritas,” pungkasnya.
Sumber: MC Kalsel







